SP2D

PENERBITAN SPM MENJADI SP2D

DASAR HUKUM : PMK-190/PB/2012

SPM yang diajukan ke KPPN digunakan sebagai dasar penerbitan SP2D

A. Dalam pencairan anggaran belanja negara, KPPN melakukan penelitian dan pengujian atas SPM yang disampaikan oleh PPSPM.

1. Penelitian SPM dilakukan meliputi:

  • meneliti kelengkapan dokumen pendukung SPM sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) PMK 190/PMK/2012;
  • meneliti kebenaran SPM;

2. Penelitian kebenaran sebagaimana butir 1 dilakukan meliputi:

  • meneliti kesesuaian tanda tangan PPSPM pada SPM dengan spesimen tanda tangan PPSPM pada KPPN;
  • memeriksa cara penulisan/pengisian jumlah angka dan huruf pada SPM;
  • memeriksa kebenaran penulisan dalam SPM, termasuk tidak boleh terdapat cacat dalam penulisan.

3. Pengujian sebagaimana butir 1 dilakukan meliputi:

  • menguji kebenaran perhitungan angka (pengujian kebenaran jumlah belanja/pengeluaran dikurangi dengan jumlah potongan/penerimaan dengan jumlah bersih dalam SPM) atas beban APBN yang tercantum dalam SPM;
  • menguji ketersediaan dana pada kegiatan/output/jenis belanja dalam DIPA dengan yang dicantumkan pada SPM;
  • menguji kesesuaian tagihan dengan data perjanjian/kontrak atau perubahan data pegawai yang telah disampaikan kepada KPPN.
  • Menguji persyaratan pencairan dana;
  • Menguji kesesuaian nilai potongan pajak yang tercantum dalam SPM dengan nilai pada SSP.

  • B. Keputusan hasil pengujian ditindak lanjuti dengan :

    1. Penerbitan SP2D bilamana SPM yang diajukan memenuhi syarat yang ditentukan;

    a. Penerbitan SP2D wajib diselesaikan oleh KPPN dalam batas waktu sebagai berikut:

    • SP2D Gaji Induk diterbitkan paling lambat lima hari kerja sebelum awal bulan pembayaran gaji.
    • SP2D Non Gaji Induk diterbitkan paling lambat lima hari kerja setelah diterima SPM secara lengkap.
    • SP2D UP/TUP/GUP dan LS paling lambat satu jam setelah diterima SPM secara lengkap.

    b. SP2D ditandatangani oleh Seksi Pencairan Dana dan Seksi Bank/Giro Pos atau Seksi Bendum.

    c. SP2D ditebitkan dalam rangkap 3 (tiga) yang disampaikan kepada:

    1. Lembar 1 : Kepada Bank Operasional.
    2. Lembar 2 : Kepada penerbit SPM dengan dilampiri SPM yang telah dibubuhi Cap “ Telah diterbitkan SP2D tanggal …. Nomor …).
    3. Lembar 3 : Sebagai pertinggal di KPPN (Seksi Verifikasi dan Akuntansi), dilengkapi lembar ke-1 SPM dan dokumen pendukungnya.

    2. Pengembaliaan SPM kepada penerbit SPM, apabila tidak memenuhi syarat untuk diterbitkan SP2D.

    Pengembalian SPM sebagaimana dimaksud diatur sebagai berikut:

    • SPM Belanja Pegawai Non Gaji Induk dikembalikan paling lambat tiga hari kerja setelah SPM diterima;
    • SPM UP/TUP/GUP dan LS dikembalikan paling lambat satu hari kerja setelah SPM diterima.


    Dibaca: 16481 kali.